Posts

Showing posts from July, 2016

Cermin dari Suvenir

Image
Oleh Kuss Indarto   (dari catatan lama yang dibuang sayang)   KEBIASAAN Haji Hermanu, pengelola Bentara Budaya Yogyakarta (BBY), untuk gresek-gresek (mencari-cari barang-barang yang tersembunyi dan jarang diperhatikan) acap kali memberi semangat dan energi untuk membuat sesuatu yang bersahaja menjadi penuh pesona makna. Dari gresek-gresek di lapak seorang pedagang buku-buku tempo dulu, kembali mas Manu—begitu lelaki kalem ini kerap disapa—mendapatkan sebuah album foto penting. Album tersebut bertajuk “Souvenir Album Midden Java” . Ukurannya nyaris seperti format kertas kuarto (A4), yakni 23x27 cm. Kertasnya cukup tebal, 120 gram seperti yang sering digunakan sebagai kertas halaman isi katalogus pameran seni rupa di Indonesia dewasa ini. Menurut Manu, diduga album itu dicetak di kota Haalem, Belanda sekitar tahun 1920 karena ada tanda-tanda keterangan waktu pada beberapa bagian. Dari 19 buah foto yang berkualitas bagus inilah kemudian Hermanu memanfaatkannya sebaga

Jonan dan Macet

Image
Tuntutan agar Menteri Perhubungan Ignatius Jonan mundur memang wajar. Kemacetan yang luar biasa di Brexit menjelang Idul Fitri kemarin sudah "di luar kepantasan". Tapi pertanyaan pantas juga untuk dimunculkan: Jonan memang tak bisa kerja, atau struktur birokrasi di bawahnya yang lelet bekerja? Apakah budaya laporan ABS (Asal Bapak Senang) masih parah di Kemenhub? Saya terpaksa harus membandingkan kasus Brexit dengan rencana pembukaan Terminal 3 Ultimate di bandara Soekarno Ha tta (sebelum lebaran) yang batal itu. Terminal 3 Ultimate rencananya akan dibuka resmi oleh Presiden tanggal 15 Juni 2016. Lalu mundur tanggal 20 Juni. Belakangan batal sama sekali dan baru dibuka setelah lebaran. Itu pun belum jelas persis tanggalnya. Pasalnya, sebelum tanggal 15 Juni Jonan sudah melakukan sidak ke Terminal 3 Ultimate yang megah itu, dan mendapatkan fakta bahwa dari menara pengawas bandara tidak bisa melihat semua pergerakan pesawat yang berada di Terminal 3 Ultimate.