Mengapa Fiksi Mengalahkan Kebenaran
Oleh Yuval Noah Harari Banyak orang percaya bahwa kebenaran mengantarkan pada kekuasaan. Jika beberapa pemimpin, agama, atau ideologi salah menggambarkan realitas, mereka pada akhirnya akan kalah dari pesaing-pesaing yang lebih berpikiran jernih. Karenanya, berpegang teguh pada kebenaran adalah strategi terbaik untuk mendapat kekuasaan. Sayangnya, anggapan itu hanyalah mitos yang menghibur. Faktanya, kebenaran dan kekuasaan memiliki hubungan yang jauh lebih rumit, karena dalam kehidupan sosial umat manusia, kekuasaan memiliki dua makna yang bertolak belakang. Di satu sisi, kekuasaan berarti memiliki kemampuan untuk memanipulasi realitas objektif: berburu binatang, membangun jembatan, menyembuhkan penyakit, merancang bom atom. Kekuasaan semacam ini terkait erat dengan kebenaran. Jika Anda percaya sebuah teori fisika palsu, Anda tidak akan bisa membuat bom atom. Di sisi lain, kekuasaan juga berarti memiliki kemampuan untuk memanipulasi kepercayaan manusia, sehingga membuat banyak orang ...