Affandi Teles (Basah)
Foto: Lukisan abal-abal yang seolah-oleh karya maestro Affandi Lukisan bodong a.k.a. bagongan alias aspal (asli tapi palsu) masih saja beredar di Indonesia. Tampaknya ini sulit berhenti karena nyaris tidak ada persoalan/pihak yang dikasuskan secara hukum, dan—celakanya—didukung oleh “mafia” yang memilki jejaring kerja rapi, banyak pendukungnya, dan punya kekuatan modal besar. Lukisan karya Affandi adalah salah satu yang paling banyak ditiru dan dimirip-miripkan seolah dibuat oleh sang Maestro itu, dan kemudian masuk dalam art market—entah pasar berkelas ecek-ecek, maupun kelas yang tidak sembarangan. Maksudnya, kelas yang berlatar belakang ekonomi tinggi, namun pengalaman dan pengetahuan seninya minim serta belum teruji. Dalam jaringan para pemalsu dan pengedar lukisan aspal, ada istilah “Affandi teles” atau “Affandi basah”. Ini mengacu pada fakta bahwa lukisan aspal yang dibuat dengan meniru gaya, ekspresi dan corak visual seniman Affandi itu relatif baru. Karena...