Posts

Showing posts with the label bantul

SMKN 3 Kasihan, Bergeser Bersama Zaman

Image
Sekolah Menengah Kejuruan (SMKN) 3 Kasihan, Bantul, Yogyakarta—tak pelak—adalah salah satu kawah candradimuka bagi banyak perupa atau seniman seni rupa Indonesia. Sejak lama sekolah ini telah menelurkan bibit-bibit perupa atau seniman level nasional bahkan dunia. Para alumninya antara lain Butet Kartaredjasa, Nasirun, Dadang Christanto, Jumaldi Alfi, Budi Ubrux, Ivan Sagita, Eko Nugroho, Lucia Hartini, Dede Eri Supria, Wedhar Riyadi, hingga kurator Suwarno Wisetrotomo, dan sekian banyak nama populer lain dalam pelataran seni rupa Indonesia. Sihono, Kepala SMKN 3 Kasihan kini—pada siang yang cukup terik itu—banyak berkisah tentang almamaternya yang legend pada Padma News . Dulu, SMKN 3 Kasihan bernama SSRI atau Sekolah Seni Rupa Indonesia. Tempatnya berada di kampung Gampingan, Wirobrajan, Yogyakarta, berbarengan dengan kampus ASRI (Akademi Seni Rupa Indonesia, sekarang menjadi Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta) . SSRI dibuka mulai tahun 1963. Para mahasiswa ASRI kuliah pagi hari, sed...

YAA, Kontemporer, dan Manual

Oleh Kuss Indarto EMPAT puluh tiga pelukis siap berkontestasi dalam satu ruang yang dihelat oleh Sangkring Art Space, di bilangan Nitiprayan, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Perhelatan itu bertajuk YAA, Yogya Annual Art, berlangsung mulai 20 Mei hingga 20 Juli 2016. Dr. Hilmar “Fay” Farid, sang Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan direncanakan akan membuka resmi YAA. Ini merupakan perhelatan kali pertama yang kelak—seperti namanya—akan berlangsung secara rutin tiap tahun (annual) . Dan, bisa jadi, ini menjadi ambisi tersendiri bagi pengelola Sangkring Art Space untuk memiliki sebuah peristiwa seni rupa yang ikonik, yang menjadi simbol sebuah kawasan, dan diingat oleh masyarakat selama mungkin. Setidaknya jagat seni rupa Yogyakarta atau di luar Yogyakarta bisa “dipecah” perhatiannya tidak sekadar pada Biennale Jogja atau ArtJog yang telah lama menggenang dalam ingatan publik. Putu Sutawijaya a.k.a. Liong dalam sebuah percakapan di suatu sore di pertengahan...

Kendi Sindiran Totok?

Image
Oleh Kuss Indarto “GERABAH” sederhana itu berujud kendi, tempat untuk menyimpan air minum. Posisinya menjulang meski agak memiringkan diri hingga cucuk atau moncong lubangnya seperti hendak menuangkan cairan dari kendi itu. Julang tubuhnya seperti hendak menantang angin yang terus mendesak-desak tubuhnya. Sekitar 9 meter titik paling atas kendhi itu berada. Gembung tubuhnya berdiameter kira-kira 5,4 meter. Di bawah, di sekitar kendi berserak  8 “gerabah” berujud genthong yang seolah bergerak melingkar. Kendi berada di tengah dan tinggi memenara, sementara genthong-genthong yang bertinggi sekira 125 sentimeter bagai bergerak melindungi sang kendi. Pemandangan itu sejak akhir Januari 2012 menyedot perhatian bagi siapapun yang melintasi titik seratusan meter menjelang pintu utama TPI (Tempat Pelelangan Ikan) di pantai Depok, Bantul, Yogyakarta. Letaknya di sebelah timur jalan, atau di kiri jalan kalau Anda datang dari arah Yogyakarta...

Festival Kampung Nitiprayan-Jomegatan

Oleh Kuss Indarto Pertama   Hingga kini belum ada catatan sejarah yang layak dijadikan sebagai acuan pasti untuk merujuk aspek etimologis (asal-usul kata) atas kampung Nitiprayan dan Jomegatan. Salah seorang pengamat budaya Jawa, Raden Pangeran Adipati (RPA) Suryanto Sastroatmojo – dalam sebuah percakapan pribadi dengan penulis pada tahun 2004 – menduga bahwa dari nama sosok Ngabehi Nitipraya-lah sebutan kampung Nitiprayan bermula. Sosok ini menjadi pimpinan sebuah pasukan kecil yang kemudian dipercaya sebagai “lurah" di lingkungan baru tersebut. Dia menjabat lurah pada jaman kekuasaan Sri Sultan Hamengkubuwono VII yang memerintah pada kisaran 1877 hingga 1921. Sultan yang dijuluki sebagai “Sultan Sugih” ini – karena banyak memiliki pabrik hingga 17 buah seiring dengan mulainya modernisasi di Mataram, juga sugih (kaya) anak karena memiliki keturunan hingga 79 anak dari permaisuri dan beberapa selir – banyak melakukan perombakan dan penyempurnaan sistem pengelolaan pemerintaha...