Bikin Kartun





Ah, ngartun lagi nih! Kemarin-kemarin aku menggambar beberapa lembar kartun lagi. Sebetulnya malas sih. Sudah jadi pensiunan kartunis. Tapi karena aku sangat tertarik dengan naskah yang akan kulengkapi dengan kartun(ku), maka ya aku langsung iyakan aja tawaran itu. Ada tiga tulisan panjang berisi transkrip diskusi, dan artikel utuh yang semuanya bertema tentang kemiskinan. (Transkrip) diskusi tersebut cukup menggugah kesadaran dan penalaranku karena ternyata berisi silang pendapat ilmiah yang cerdas dari beberapa intelektual yang telah kukenal, antara lain Rizal Ramli dari Indonesia Bangkit, dan Faisal Basri dari FE-UI, juga Ivan A. Hadar (Ide Indonesia), Amir Effendi Siregar (akademisi dan praktisi media), Bini Buchori (Prakarsa), Bambang Warih Kusumo (Uni Sosdem), Nur Iman Subono (Demos). Ada pula teman aktivis dulu, Arie Sudjito (FISIPOL-UGM).

Akhirnya beberapa gambar manual aku bikin, dengan menyisakan gerak instingtif dari tanganku yang telah lama tak lagi terlatih. Lumayanlah, karena akan dimuat di jurnal terbitan FES (Friedrich-Ebert-Stiftung) Jakarta, "Demokrasi Sosial". Mbak Mian Manurung dari FES yang menghubungiku sempat, "wah, bagus idenya," setelah lihat hasilnya. Aku ragu karena itu mungkin basa-basi aja. Hehe.

Comments

Vina Revi said…
Kenapa memutuskan pensiun sebagai kartunis? Padahal goresan tangan Anda bagus, loh ...
kuss indarto said…
Takut kalo hidup saya lama-lama jadi kartunal hehe...

Popular posts from this blog

Lukisan Order Raden Saleh

Memanah

Apa Itu Maestro?