Thursday, May 28, 2015

Politisi Digantung


KALAU sempat mengunjungi Rijkmuseum, Amsterdam, Belanda, Anda/kita bisa menyimak salah satu lukisan yang vulgar, sadis, dan mengerikan, yakni karya seniman Jan de Baen (1633-1702). Lukisan itu menggambarkan dua tubuh manusia yang tergantung pada sebuah tiang pancang berbentuk tangga, dengan kaki terikat di atas, kepala di bawah, dengan kondisi perut yang telah terkoyak hingga bolong.

Dua sosok itu dikisahkan sebagai kakak beradik, Johann dan Cornelis de Witt bersaudara. Keduanya adalah politisi yang berpengaruh di Belanda pada abad 16. Tahun 1672, masa ketika mereka masuk pada puncak kekuasaan, terjadi banyak kasus yang memaksa de Witt bersaudara harus bertanggung jawab. Setelah mengalami berbagai pergolakan dan tekanan, akhirnya, oleh para lawan politiknya kakak beradik itu dihabisi di tiang gantungan, di kawasan Groene Zoodje, The Hague, dan disaksikan oleh khalayak sebagai layaknya sebuah tontonan.

Lukisan ini nyaris tanpa eufemisme visual. Penggambarannya apa adanya hingga memberikan teror dan kesan sadisme yang sangat kental. Untuk konteks waktu itu, mungkin karya semacam ini bisa mengabarkan sebuah pesan penting bagi para politisi yang sembrono ketika mengemban amanat rakyat. Karya ini bisa menjadi artefak dokumentasi (visual) penting tentang dinamika sosial politik yang pernah terjadi 3,5 abad lalu. ada hukum yang telah dibuat di Belanda, namun tampaknya juga ada "hukum rimba" yang dipraktikkan oleh sekelompok kalangan di tanah yang sama. ***