Thursday, June 19, 2014

"That One"

oleh Kuss Indarto

Awalnya begitu percaya diri. Namun ketika mulai terdesak, kehabisan argumentasi, John McCain, capres Amerika Serikat tahun 2008 dari Partai Republik itu tidak lagi menatap wajah lawannya dari Partai Demokrat, Barrack Obama, dan menyebutnya sebagai "Mister". Namun berpaling pada moderator dan hadirin serta menyebut seterunya sebagai "that one". Cukup emosional hingga mulai kehilangan kesantunan. Malam ini, pada sebuah negeri di khatulistiwa, ada seorang calon presiden yang (tampaknya) juga mulai kehilangan keseimbangan emosinya. Pada bagian awal dia menyebut lawannya sebagai "Bapak", namun lama-kelamaan berubah dengan menyebut: "Saudara". Ini hal mungil, namun gejolak kecerdasan emosi bisa nampak dari soal tersebut. Semoga Tuhan mengampuninya. ***